Tuhan Belum Menjawab Doaku

Diposting oleh: Christian Hanggra | Rabu, 31 Agustus 2011, 19:51:46 WIB
Dibaca:2704Komentar:0
Label:
Share with:
Ilustrasi hand pray
Ilustrasi hand pray
HATIKUPERCAYA.com - Coba kita lihat daftar doa permohonan kita yang rasanya makin hari makin panjang. Bagaimana ini kok Tuhan belum menjawab juga doa-doaku. Dari minta pekerjaan, jodoh, promosi, kedamaian, makanan, tempat tinggal, mobil, kebebasan, kesembuhan dan lain sebagainya. Sampai bosen rasanya bilang sama Tuhan "Tolong dong Tuhan!! ayo yang cepat"

Seringkali memang waktunya Tuhan itu lama sekali ditunggunya. Memangnya Tuhan tidak sadar kali yah kalau kita butuhnya sekarang juga. Bukan 3 hari, bukan 40 hari, bukan 33 tahun, bukan 40 tahun, bukan 1000 tahun. Sekarang juga Tuhan. Telat 5 menit masih ok lah, tapi jangan sampe bertahun-tahun dong. Hati ini seperti mengerang-erang rasanya nunggu pekerjaan,jodoh,kebebasan,kesembuhan,dan sebagainya. Masak Tuhan semesta alam tega membiarkan aku tersiksa seperti ini? Jadi tolong secepatnya yak!

Tapi kapan sih sebenarnya Tuhan menjawab doa? Kalo seseorang berdoa, Tuhan, saya laper sekali. 2 jam kemudian tiba-tiba ada orang datang bawa makanan. Kapan sih doa itu dijawab? Apa waktu kita mulai makan? atau waktu orang itu masak makanan itu 1 jam yang lalu? atau waktu ada orang yang tiba2 tergerak hatinya untuk kasih kita makanan 3 jam yang lalu? Apa waktu orang itu tiba - tiba terinspirasi untuk beli bahan - bahan makanan itu kemarin pagi?

Tuhan saya ingin promosi di tempat kerja. Setelah menunggu 8 bulan baru dapat promosi. Kapan sih doa itu dijawab? Apa ketika kita terima gaji baru? Atau ketika teken kontrak baru? Atau ketika ada atasan 4 tingkat diatas yang tiba-tiba ingin pindah kerja, dan setelah semua naik tangga, 9 bulan kemudian giliran kita naik promosi?

Tuhan saya ingin sembuh dari kanker. Setelah berjuang keras terapi 12 bulan, lalu dinyatakan bebas kanker. Kapan doa itu dijawab? Apa ketika dinyatakan bebas kanker? Atau waktu mulai terapi? Atau waktu para peneliti menemukan sistem terapi yang melawan kanker ini?

Saya sih tidak tau sungguh kapan Tuhan mulai menjawab doa, dan bagaimana caranya. Saya juga tidak tau apa resepnya supaya permohonan-permohonan kita diapprove sama Tuhan. Saya yakin ada juga yang direject, dan saya sudah berserah kalau mungkin saya tidak bakalan tahu pasti apa alasannya permohonan - permohonan itu ditolak. Begitu besar rencana Tuhan itu, tidak bisa masuk ke pemikiran kita. Saya cuma bisa melihat apa yang Tuhan mau bukakan. Selebihnya, tidak berani deh nebak-nebak. Pokoknya saya yang kecil ini percaya bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala hal untuk kebaikan orang yang mengasihi Dia. Dari sebelum kita meminta pada Tuhan, Tuhan sudah memutar roda dulu untuk kita. Dalam segala hal yang kita tidak bisa liat dan mungkin tidak akan pernah tahu, Tuhan sudah bekerja terlebih dahulu bagi kebaikan kita.Itu iman saya, bahwa Tuhan tidak diem-diem aja, atau acuh akan kehidupan kita yang cuma satu dari milyaran orang.

Ini salah satu yang gampang diucapkan sulit dilakukan, tugas kita hanya mengasihi Dia dan melakukan perintah Dia. Saya sendiri yang ngomong juga ngga gampang prakteknya. Untungnya kita tidak sendirian, banyak orang yang bisa mengkritik dan mengkoreksi saya.

Kita tidak tau kapan Tuhan kasih kita pasangan hidup. Tapi kita bisa perbaiki karakter diri kita sendiri supaya ketika Tuhan memperkenalkan kita ke calon pasangan hidup, kita tidak bikin dia kabur karena kita amburadul karakternya. Kita juga tidak tau kapan Tuhan kasih kita pekerjaan. Tapi kita bisa memperbaiki karakter kita, ilmu kita, etika kerja kita sehingga, ketika Tuhan kasih kita pekerjaan, kita bisa berhasil dan tidak dipecat karena malas, ngga berilmu atau anti-sosial.

For God to give us blessings, gifts, answers to our prayers is not hard, really. But for us to receive/keep it, it takes character, sacrifice, humility, thankfulness, knowledge, skill, etc.

Coba kita tilik-tilik lagi daftar permohonan kita yang panjang itu. Apa yang kita bisa lakukan? Apa yang bisa diperbaiki, apa yang bisa dikembangkan, apa yang bisa dihindari. Lakukan dulu semua keinginan Tuhan dalam hidup kita. Jangan nunggu pacar dulu, baru mau memperbaiki sifat egoisnya. Jangan nunggu pekerjaan dulu, baru mau diperbaiki sifat anti-sosialnya. Jangan nunggu diterima di UI dulu baru mau belajar. Jangan nunggu dapat anak dulu, baru mau pelayanan. Jangan nunggu sembuh dulu, baru mau penginjilan. Jangan nunggu kebebasan dulu, baru mau mengampuni. Jangan nunggu kaya dulu, baru mau memberi. Jangan nunggu naik gaji dulu, baru mau bersyukur. Segala sesuatu yang kita harus lakukan, ya dilakukan dari sekarang, jangan ditunda-tunda.

So friends, do your part because I know God is doing his. Kasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, pikiran, ragamu, dan lakukan dulu perintahnya Tuhan, selebihnya percayalah kalau Tuhan sudah bekerja dalam segala sesuatu, untuk kebaikan kita. Bahkan sebelum kita berdoa Tuhan sudah bekerja terlebih dahulu.

Sumber Artikel: www.akupercaya.com

 A-  A   A+   Rating:
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar Anda
Nama
Email
Komentar
 Max Karakter
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di bawah.
Klik disini untuk reload kode pengaman.
* Jika anda member Hatikupercaya.com, silahkan Login atau Register
Pembaca dapat mengirimkan komentar artikel terkait yang ditampilkan dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Setiap komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Hatikupercaya.com akan menimbang setiap komentar yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menampilkan atau menghapus komentar tersebut.

Hatikupercaya.com berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
 
or
Username
Password